Senin, 03 Juni 2013

Tuhan, Kau lahirkan aku tak pernah kuminta 
Dan aku tahu, sebelum aku Kau ciptakan Berjuta tahun,
 tak berhingga lamanya Engkau terus menerus mencipta berbagai ragam Tuhan, 
pantaskah Engkau memberikan hidup sesingkat ini 
 Dari berjuta-juta tahun kemahakayaan-Mu 
 Setetes air dalam samudra tak bertepi Alangkah kikirnya Engkau, dengan kemahakayaan-Mu 
 Dan Tuhanku, dalam hatikulah Engkau perkasa bersemayam 
Bersyukur sepenuhnya akan kekayaan 
kemungkinan Terus menerus limpah ruah Engkau curahkan
 Meski kuinsyaf, kekecilan dekat dan kedaifanku Di bawah kemahakuasaan-Mu,
 dalam kemahaluasan kerajaan-Mu Dengan tenaga imajinasi Engkau limpahkan
 Aku dapat mengikuti dan meniru permainan-Mu
 Girang berkhayal dan mencipta berbagai ragam 
Terpesona sendiri menikmati keindahan ciptaanku 
Aahh, Tuhan Dalam kepenuhan terliput kecerahan sinar cahaya-Mu
 Menyerah kepada kebesaran dan kemuliaan kasih-mu 
Aku, akan memakai kesanggupan dan kemungkinan Sebanyak dan seluas itu 
Kau limpahkan kepadaku Jauh mengatasi mahluk lain
 Kau cipatakan Sebagai khalifah yang penuh menerima sinar cahaya-Mu 
Dalam kemahaluasan kerajaan-Mu Tak adalah pilihan, 
dari bersyukur dan bahagia, bekerja dan mencipta 
Dengan kecerahan kesadaran dan kepenuhan jiwa 
 Tidak tanggung tidak alang kepalang 
Ya Allah Ya Rabbi Sekelumit hidup yang Engkau hadiahkan dalam kebesaran dan kedalaman kasih-Mu, 
tiada berwatas akan kukembangkan, semarak,
semekar-mekarnya sampai saat terakhir nafasku Kau relakan
 Ketika Engkau memanggilku kembali kehadirat-Mu 
 Ke dalam kegaiban rahasia keabadian-Mu 
Dimana aku menyerah tulus sepenuh hati Kepada keagungan kekudusan-Mu, 
 Cahaya segala cahaya

_ Sutan Takdir Alisyahbana_